Sekali lagi " Dia " mengajari aku bagaimana tersenyum lebar , menapaki runcingnya batu kehidupan yang harus aku injak dengan kaki telanjang ,,,,,,
bahwa aku sadar masalahku yang selama ini aku anggap berat sekali , sampai aku tak sanggup untuk menyelesaikan dia sendirian ,,,
tapi hanya dengan nasihat yang dia berikan ,,,,,, aku bisa menyelesaikan masalahku dengan perasaan ikhlas dan dewasa ....
terus terah umur kami beda jauh ,,,dia 17 tahun , beberapa hari setelah kami bertemu dan jadian , sedangkan aku 22 thaun , di bulan september 2010 nanti ,,,,,,
" Dia " ??????????
jujur sampai detik ini pun kalau aku inget senyumnya , waktu kami bersama , antara kangen dan sayang sangat sulit di bedakan ,,,,,,,aku mengumi ketegaran sebuah keluarga , yang terdiri dari 8 orang di dalamnya ,,,,,dan di keluarga itu hanya ada 1 orang laki laki , dan dia pun belum bekerja .......alaias masih sekolah ,,,,
kegigihan sang ibu , yang selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anank anak nya spaya tetap tersenyum indah dalam menghadapi masalah dan duri kehidupan ,,,,,,\
ibu , anak pertama perempuan , kedua perempuan , ketiga perempuan , keempat lakilaki , ke lima perempuan , dan terakhir lakilaki ......... ( bersambung )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar